70 Persen Wanita Menyadari Terkena Kanker Serviks Saat...

Kamis, 12 Januari 2017 | 16:13
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

INDOPOS.CO.ID - Artis seksi Julia Perez atau yang akrab disapa Jupe saat ini sedang berjuang melawan kanker serviks stadium empat. Jupe juga menjalani serangkaian pengobatan hingga menunaikan ibadah umrah untuk menghadapi penyakit yang menjadi musuh paling ditakuti wanita itu.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena kanker serviks. Wanita yang sudah berhubungan seksual paling berisiko. Ironisnya, karena tanpa gejala, banyak wanita yang datang berobat saat sudah stadium lanjut.

“Rata-rata wanita yang datang hampir 70 persen sudah stadium lanjut, pada akhirnya susah diobati. Mereka yang datang sudah stadium 2-3 dan penanganannya lebih kompleks dibanding saat masih di permukaan atau stadium 1 saat belum menyebar,” tegas ungkap Pengamat Kesehatan Universitas Indonesia (UI) Yati Afiyanti.

Seseorang dengan kanker serviks biasanya ditangani dengan operasi dan radiasi. Sedangkan kemoterapi jika setelah stadium 2-3. Jika sudah stadium sudah lanjut, maka dapat menjalar hingga nyeri di bagian kaki. Hal itu juga dialami Jupe.

“Karena kaki organ terdekat, itu jika sudah stadium lanjut terjadi pada Jupe. Lalu menjadi kurus kan dia (Jupe) sekarang, kemudian bengkak pada kaki. Tanda ini nyata pada Jupe,” kata Sekretaris Program Studi Doktor Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK UI) itu.

Yati berharap dukungan keluarga pada pasien kanker harus dilakukan sepenuhnya. Sama dengan wanita lainnya, untuk pencegahan maka Yati menganjurkan agar kaum hawa melakukan pemeriksaan pap smear atau IVA. Karena wanita mana saja berisiko jika sudah melakukan hubungan seksual.

“Tanda gejalanya, berdarah saat berhubungan, keputihan berbau, berdarah setelah menopause, nyeri panggul, dan muncul gejala kurang darah,” kata staf pengajar di Departemen Keperawatan Maternitas FIK UI ini.

Jika sifatnya masih lokal, gejalanya masih bisa diobati karena belum menyebar. Jika gejala tersebut masih terdapat di permukaan, maka masih dapat disembuhkan.

“Kalau gejala awal cuma lecet. Kanker serviks ini kan kayak bibir, ketika lecet kayak sariawan. Ketika pemeriksaan pap smear ketahuan maka bisa kita obati kalau hanya lecet. Tapi kalau sudah berdarah cepat berdarah memang sudah susah. Semakin cepat ketahuan semakin mudah diobati sejak dini,” tutup Yati. (cr1/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%