Chivas Regal Hadirkan Varian Baru

Kamis, 16 Maret 2017 | 11:23
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : Uzone.id

INDOPOS.CO.ID - Chivas Regal sebagai salah satu pembuat minuman Scotch Whisky tertua di dataran tinggi Skotlandia meluncurkan varian anyar dengan label Chivas Regal Extra. Sebagai anggota keluarga baru, Chivas Regal Extra dihadirkan demi memuaskan keinginan para penikmat whisky sejati. Sensasi smooth ditambah nuansa sweet dari aroma manis buah, plus sedikit sentuhan spicy yang berasal dari jahe, memberi warna rasa yang berbeda di lidah para pecinta whisky. 

"Chivas Regal Extra memiliki tasting note yang lembut, dengan warna keemasan yang gelap dan kilauan yang hangat, menebarkan aroma manis buah dengan sentuhan buah pir, melon, creamy toffe, coklat susu, cinnamon, dan sedikit jahe. Sensasi ini memberikan rasa nikmat yang bertahan lama di mulut,'' ujar Managing Director PT Pernod Ricard Indonesia, Edhi Sumadi belum lama ini.

Posisi Chivas Regal Extra ini berada di antara Chivas Regal 12 dan 18 yang merupakan pendahulunya. Tapi Edhi menjamin, Chivas Regal Extra tetap menjaga kualitas dan cita rasa smooth-nya. Bahkan sensasi smooth-nya melebihi Chivas Regal 12," imbuh Edhi. 

Lebih lanjut, Edhi mengatakan, sebuah whisky secara sah disebut sebagai scotch apabila larutannya didiamkan setidaknya tiga tahun di dalam tong kayu ek. Meski begitu, semuanya tergantung pada keahlian master blender untuk memilih banyak tong whisky malt dan gandum pada usia yang tepat. 

Custodian Master Blender Chivas Regal Colin Scott mengungkapkan, keahlian seorang master blender hanya mampu didapat dari pengalaman bertahun-tahun dan hasrat tersendiri terhadap scotch whisky. ''Seorang master blender bekerja layaknya komposer musik dalam memahami berbagai rasa berbeda di dalam scotch whisky, tak hanya harus memahami penuh karakter musik setiap instrumen, kita juga dituntut untuk mengerti bagaimana memadukan mereka dalam suatu simfoni yang indah seperti cara kami memadukan rasa di dalam Chivas Regal Extra ini,'' tukas pria paruh baya itu.

Scott menerangkan, seni meracik (Art of Blending) bertujuan untuk menyelaraskan berbagai karakter Malt dan gandum terpilih kemudian menghasilkan produk yang berkualitas. Seorang Master Blender meracik layaknya composer music dalam memberi sentuhan rasa yang indah di dalam scotch whisky, tidak hanya memahami karakter music setiap instrument, tapi dituntut untuk mengerti cara memadukan mereka dalam satu simfoni yang indah seperti cara kami memadukan rasa dalam Chivas Regal Extra ini.

Dibanderol sekitar Rp 2,2 juta, varian ini diharapkan menyentuh segmen baru yang sesuai dengan karakteristik dan lifestyle dari target marketnya yakni profesional muda. (dew)

 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%