6 Bahaya ini Mengintai Bila Anda Melakukan Crash Diet

Minggu, 19 Maret 2017 | 17:28
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Diet. Ilustrasi. Foto IST

INDOPOS.CO.ID - Crash diet tidak memiliki definisi formal, tetapi sering dianggap sebagai upaya cepat menurunkan berat badan dengan memangkas sejumlah kalori yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang singkat.

Berikut ini beberapa bahaya melakukan crash diet, seperti dilansir laman MSN, Kamis (16/3).

1. Perubahan yang tidak berkelanjutan.

Diet ketat melibatkan perubahan drastis dalam waktu singkat. Dengan kata lain, perubahan ini tidak berkelanjutan.

Semua nutrisi penting untuk kehidupan. Masing-masing memiliki tujuan tertentu dalam tubuh, tujuan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan.

2. Nutrisi yang tidak memadai.

Penurunan drastis kalori bisa mengakibatkan mereka yang melakukan diet tersebut rentan terhadap nutrisi yang tidak memadai untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan.

Status gizi sangat penting dalam penyembuhan luka, terutama luka besar. Stres cedera dan setiap kekurangan gizi akan menghambat penyembuhan dan menyebabkan potensi morbiditas berat.

3. Kesehatan jangka panjang yang buruk.

Crash diet menyebabkan kesehatan jangka panjang yang buruk, yang bisa membuat Anda merasa tidak enak badan.

4. Metabolisme Anda menjadi lambat.

Metabolisme adalah proses di mana tubuh mengubah apa yang seseorang makan menjadi energi. Jika Anda mengonsumsi terlalu sedikit kalori, maka metabolisme Anda bisa memperlambat upaya untuk menghemat energi.

5. Anda akan makan berlebih nanti.

Tidak makan banyak mungkin membuat seseorang lebih rentan untuk makan berlebihan di kemudian hari karena tubuh merasa perlu untuk mengkompensasi kekurangan kalori.

6. Kehilangan otot.

Ketika Anda melakukan crash diet, Anda mungkin akan kehilangan kombinasi air, lemak dan otot.(fny/jpnn)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%