Cita Rasa Sup Buntut

Kamis, 12 Oktober 2017 | 10:03
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Siapa yang tak kenal dengan Sup buntut. Meski dengan nama yang berbeda. Hampir diseluruh belahan dunia mengenal menu ini. Sebut saja Korea, menu makanan ini menjadi makanan tradisional disana. Di Tionghoa  makanan ini lebih mirip semur.

Di Amerika, Makanan ini sudah ada sejak periode sebelum perang revolusi dalam bentuk sup kuah tebal dan gurih. Bahkan, di Britania Raya, makanan ini sudah ada sejak abad ke-18 atau dikenal dengan Kreol, yakni sup yang dibuat dari tomat dengan ekor sapi, kentang, kacang hijau, jagung, mirepoix, bawang putih, dan rempah-rempah

Sedangkan di Indonesia, daging ini dikenal dengan sop buntut. Menu makanan ini terbuat dari potongan ekor sapi yang dibumbui dan dimasukkan kedalam kuah kaldu bening bersama irisan bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lokal, seperti merica, pala, dan cengkeh.

Salah satu sop buntut yang patut dicoba adalah sop buntut karya Chef Usman dari hotel Oasis Bandung. Usman menyajikan sop buntut dengan varian yang betbede,  yakni Sop Buntut Goreng. Dimana buntut goreng yang dibumbui disajikan kering, sementara kuah sup kaldunya disajikan dalam mangkuk terpisah.

Varian penyajian pun dibuat menarik seperti mengganti nasi putih dengan nasi merah atau hitam. Atau menambahkan bahan-bahan yang kurang lazim tetapi mampu memberikan sensasi rasa baru yang lezat.

Walau terlihat sama dengan penyajian sup buntut dari tempat lain, tetapi rasanya terbilang khas. Sup buntut diolah dengan menggunakan buntut sapi impor dengan beragam rempah diantaranya cengkih dan kapulaga yang menjadikan aroma dan rasa sup buntut terasa khas. Selain sup buntut klasik, olahan sup buntut bakar dan sup buntut bumbu Nusantara banyak dipesan pembeli.  Chef ramah yang mengawali karir secara otodidak ini  selalu meng up grade sup buntut secara berkala, dengan presentasi dan penggunaan bahan dan bumbu khas.

Untuk bahan daging chef Usman memilih buntut dari sapi impor yang diternak khusus. Seperti dari negara Australia dan New Zealand, atau dari negara Eropa diantaranya Swedia dan Norwegia. Lebih mudah dan empuk, serta dagingnya tebal dengan kandungan lemak sedikit menjadi salah satu pertimbangannya memilih sapi tersebut. (ham)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%