Cafe Me, Kombinasi Menu Asia dan Eropa

Selasa, 05 Desember 2017 | 13:32
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Mie, bahan makanan yang terbuat dari tepung terigu dan telur ini, menjadi salah satu menu makanan yang sudah umum dikonsumsi masyarakat Indonesia. Bahkan, untuk beberapa kondisi, mie juga bisa menjadi makanan pengganti nasi. Namun, bila ingin menikmati beragam menu mie, coba datang ke Cafe Me.

Café Me yang berada di Jalan Pulau Kawe No 33B Denpasar ini, menawarkan menu mie dengan beragam topping.  Di café ini, pelanggan akan dimanjakan dengan beragam olahan mie dengan resep khas Café Me.

Pengelola Café Me, Arief Rochman  ketika ditemui Bali Express (Jawa Pos Group), beberapa waktu lalu, mengatakan, Café Me merupakan salah satu rumah makan yang memang khusus menyajikan menu makanan berbahan dasar mie. “Mie yang kami sajikan adalah mie segar yang dibuat pada hari itu juga. Sehingga kesegaran dari mie yang disajikan sangat terjamin karena mie dibuat dengan metode hand made,” jelasnya.

Arief menjelaskan, Café Me memiliki puluhan jenis menu yang berbahan dasar mie. Mulai dari menu mie yang biasa dijumpai di industri kuliner di Denpasar, seperti Bakmi Ayam, Mie Goreng, Mie Kuah, hingga menu mie yang dikombinasikan dengan beberapa menu yang berasal dari beberapa Negara di Asia ataupun Eropa.

Salah satu menu mie favorit yang disajikan di Café Me  adalah Bakmi Ayam. Sekilas penampilan Bakmi Ayam ini hampir sama dengan penampilan Bakmi Ayam pada umumnya. Namun setelah dicicipi, akan terasa ada yang berbeda dari Bakmi Ayam yang disajikan di Café Me.

Yang membedakannya adalah topping dari Bakmi Ayam ala Café Me yang lebih kaya rasa, jika dibandingkan dengan topping bakmi pada umumnya. Bakmi ala Café Me disajikan dengan topping daging ayam yang dimasak dengan campuran jamur kancing. “Daging ayam dan jamur yang dimasak dalam waktu yang lama ini, membuat citarasa ayam jamur ini semakin gurih,” paparnya.

Selain Bakmi Ayam, hidangan favorit lainnya di Café Me adalah Yi Fu Mie. Dijelaskan Arief, hidangan yang menggunakan mie keriting ini  menjadi salah satu hidangan yang unik, karena dalam satu piring pelanggan bisa menikmati menu mie keriting yang renyah yang disiram dengan soup sayuran yang gurih.

Untuk mendapatkan hidangan  Yi Fu Mie,  mie keriting yang telah direbus, sebelum dihidangkan digoreng telebih dahulu  menggunakan minyak panas. Proses penggorengannya sebentar saja, untuk membuat mie terasa garing.

Setelah digoreng, mie keriting yang dibentuk bulat ini, kemudian disiram menggunakan cap cay atau soup sayuran dengan kuah kental. “Setelah itu, mie harus segera dihidangkan dan disantap, supaya rasa renyah mie masih terasa,” tambahnya.

Jika bosan dengan citarasa Chinese Food, Café Me juga menyediakan menu mie yang disajikan dengan citarasa Thai, yakni  Bakmi Tom Yum. Sesuai dengan namanya, bakmi ini dihidangkan dengan Tom Yum, yakni masakah khas Thailand yang memiliki citarasa pedas asam.

Meskipun sebagai pelengkap  bakmi, namun Tom Yum ala Café Mie tidaklah pelit, karena dalam satu porsi pelanggan bisa menikmati Tom Yum dengan isian yang lengkap, mulai dari udang, cumi-cumi dan potongan daging ikan yang dimasak dengan cita rasa Tom Yum yang autentik.

“Untuk Bakmi Tom Yum, kami hidangkan lengkap,  sehingga pelanggan bisa merasakan sensasi bakmi dengan citarasa masakan Thai,” terangnya.

Pangsit Goreng Hingga Kopi Siap Menemani Tea Time

Selain menghidangkan menu mie dengan beragam kreasi, Café Me juga meyajikan beragam jenis makanan lain, mulai dari Chicken Gordon Blue hingga beragam olahan pasta. Nah, bagi wisatawan atau masyarakat lokal yang ingin  bersantai, Café Me juga memiliki beragam pilihan menu untuk menemani waktu bersantai.

Arief menyebutkan, Café Me memiliki beberapa jenis menu makanan ringan yang cocok disantap untuk acara santai. “Untuk acara tea time, kami sediakan minuman berupa teh dan kopi yang bisa disantap dengan Pangsit Goreng ala Café Me,” ungkapnya.

Sama halnya dengan mie yang dihidangkan di Café Me, pangsit yang dihidangkan di Café Me ini  juga merupakan pangsit segar yang dibuat dan dimasak sesaat sebelum disajikan. "Café Me tidak memiliki stok pangsit ataupun yang berumur lebih dari satu hari," ujarnya.

Arief mengatakan, harga makanan yang disajikan di Café Me dibanderol mulai dari Rp 10 ribu sampai dengan Rp 45 ribu per porsi. “Harga yang kami patok masih cukup terjangkau, sehingga siapa saja bisa menikmati makanan di tempat kami,” tambahnya. (bx/rin/gek/yes/JPR)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%