Hati-hati Metode Sunat Laser Bohongan

Kamis, 07 Desember 2017 | 19:16
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Sirkumsisi atau sunat dengan laser, pada praktek di Indonesia, disebut dengan sunat laser tidak menggunakan laser.

Begitu pula sunat dengan laser versi medsos, perlu diwaspadai. Pasalnya, sunat laser tersebut, sterilisasi diragukan karena bisa membuat infeksi pada penis. 

"Pada prakteknya di Indonesia, yang disebut dengan sunat laser tidak menggunakan laser, tetapi elektrokauter atau thermal couter," kata Dokter dari Rumah Sakit Siloam Asri Dr dr Irfan Wahyudi Sp U (k), Kamis (7/12). 

Dijelaskannya, metode elektrokauter atau thermal couter merupakan proses yang menggunakan arus DC atau AC melalui eletrode metal wire, yang menghasilkan panas, yang kemudian digunakan untuk mengontrol pendarahan atau melakukan pemotongan. 

Ditegaskannya, sunat laser dengan pembayaran murah dipastikan bukan menggunakan alat laser yang sebenarnya. Karena laser, adalah sejenis sinar energi yang dipakai untuk berbagai tujuan.

 Terdiri dari berbagai tipe dengan energi dan panjang gelombang yang berbeda. Dalam pembedahan, laser digunakan untuk memotong jaringan, mengontrol perdarahan dan membuang mengangkat jaringan. 

"Sirkumsisi dengan laser, jarang dipakai untuk prosedur sunat karena dua hal, pertama tidak mempunyai kelebihan yang signifikan dibandingkan dibandingkan lain dan juga biayanya mahal," kata dia.

Beberapa komplikasi sunat dengan laser, yakni perdaharan, infeksi, kulit kulup yang diambil tidak adekuat. Kulit kulup yang diambil terlalu banyak dan cedera glans penis. 

"Komplikasi sirkumsisi dengan laser, bisa kehilangan bagian dari penis karena untuk mengganti jaringan agar mirip penis susah. Itu bisa dihindari, kalau dikerjakan dokter kompeten. Jadi jangan cari murah, tapi carilah tenaga medis kompeten," 
imbau dia. (aza)

Editor : Redjo Prahananda
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%